Aman Mengemudi Dengan Mengatur Emosi

aman mengemudi dengan mengatur emosi2
header niko 728 x 90

Berbicara masalah aman mengemudi di jalan raya, ternyata tidak hanya berkaitan dengan kecakapan dalam bermanuver atau terampil menggunakan teknologi keselamatan canggih yang dimiliki sebuah mobil. Namun, aman mengemudi dengan mengatur emosi, ternyata menjadi hal yang sangat penting untuk keselamatan kita di jalan raya, jika kita tidak menjaga emosi kita, bisa jadi kendaraan atau malahan diri kita akan menjadi korban.

Untuk bisa menemukan pengemudi yang agresif di jalan raya terutama di Jakarta, tentu tidak sulit. Cara mereka melaju dengan kecepatan tinggi adalah salah satu cirinya. Walaupun jalan raya dalam keadaan padat, tetap saja orang semacam ini ngebut, seperti tidak mau dihalangi lampu merah, aturan jalan lain, ataupun pengendara lain. Ciri lain yang bisa kita amati yaitu cara mengemudi yang ugal-ugalan, berpindah-pindah jalur dengan cara yang kasar, zig-zag, menyerobot jalur mobil lain, bahkan mereka bisa membenturkan mobilnya dengan mobil lainnya.

Namun lebih mengerikan lagi jika kita menjumpai pengemudi yang emosional. Mereka ini tidak segan-segan akan bertindak brutal jika ada kejadian yang menyulut emosi, dan tindakannya akan menyulut perkelahian di jalan raya yang akan mengganggu kenyamanan pengendara mobil lainnya. Peristiwa seperti ini disebut road rage.

Perlu kita pahami juga, tidak semua pengemudi emosional adalah pengemudi agresif. Jadi emosi seseorang tidak bisa kita baca dengan cara mereka mengemudi saja. Misalkan jika kita saat berkendara di jalan tol dengan kecepatan sedang, merasa emosi dengan kendaraan di belakang yang melakukan dim berulang kali dengan cepat dan terkesan kasar, dan akhirnya kita tidak mau minggir dan menutup jalur kendaraan tersebut, akhirnya kita menjadi pengemudi yang emosional walaupun kita bukan pengemudi yang agresif. Dan tindakan ini bisa menimbulkan road rage.

aman mengemudi dengan mengatur emosi23

Mengemudi yang aman, tidak hanya berkaitan dengan keterampilan dalam mengemudi, kecakapan mengatur emosi dengan baik juga menjadi tuntutan penting. Sebagai contoh, jika kita diserobot kendaraan lain, secara refleks kita membunyikan klakson panjang. Jika kita beruntung, mungkin pengendara mobil tersebut diam saja atau minta maaf. Namun jika kita bertemu pengendara yang emosional, bisa saja malahan pengemudi tersebut turun dan menantang berkelahi. Tentu saja hal itu akan membahayakan kondisi kita maupun kendaraan kita.

Road rage bisa terjadi dengan berbagai sebab, seperti kemacetan lalu lintas, udara atau cuaca yang sangat panas, merasa diri yang paling benar, atau bisa juga teman satu mobil yang memanas-manasi kita. Namun demikian penyebab utamanya adalah ketidakmampuan menjaga emosi saat kita berkendara di jalan raya.

Kecenderungan kita berkonsentrasi pada diri sendiri menjadi sebab road rage. Kita harus sadar saat kita berada di jalan raya kita telah bergabung dengan pengemudi lain dengan tujuan dan kemampuan emosional yang berbeda. Jadi saat masing-masing terfokus pada dirinya sendiri, maka akan menjadi pemicu keributan di jalan raya.

Jadi kunci untuk menghindari road rage adalah mengendalikan emosi diri dan ambil keputusan yang tepat. Walaupun mungkin kita terpancing untuk marah,  berpeganglah pada slogan… yang waras mengalah… demikian semoga kita bisa aman mengemudi dengan mengatur emosi kita di jalan raya… semoga bermanfaat.

Yuk baca juga:

Sadar Untuk Hidup Sehat

Memiliki Kulit Sehat Dengan Diet

BANNER FREE MEMBER

This Post Has Been Viewed 106 Times

Be the first to comment on "Aman Mengemudi Dengan Mengatur Emosi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


 
Mau Mendapat Tutorial Marketing Online Gratis ? KLIK DISINI