Bintang Barcelona Dani Alves, Si Jenius Seorang Anak Petani

Bintang Barcelona Dani Alves Si Jenius Seorang Anak Petani
header niko 728 x 90

Mungkin Brazil tidak berhasil menjadi juara di Piala dunia 2014, dimana Dani Alves sebagai salah satu bintang sepakbola tim nasional Brazil. Namun belakangan ini, pemain ini malahan menjadi bintang dadakan dan sorotan dunia dengan aksi memakan pisang dilapangan. Berikut adalah perjalanan bintang Barcelona dani Alves, si jenius seorang anak petani di Bahia, Brazil.

Pada akhir April 2014, Barcelona bertemu Villareal di kandang Villareal. Saat barcelona tertinggal 1-2, Dani Alves bertugas melakukan tendangan sudut yang tentu cukup berbahanya dan bisa mengakibatkan kedudukan sama kuat. Saat itulah seorang penonton mencoba mengganggu konsentrasi dani Alves dengan melempar sebuah pisang ke arah dani Alves dan jatuh di dekat bila yang akan di tendang dani Alves. Tindakan penonton ini tentu sebagai bagian dari tindakan rasialis. Buah pisang yang dilempar ke pemain yang berkulit coklat maupun hitam, menyamakan pemain tersebut dengan monyet.

Sudah banyak pemain yang mempermasalahkan hal tersebut dan tidak jarang klub yang terkena sangsi. Namun ternyata yang dilakukan Dani Alves diluar dugaan semua orang. Ia mengambil pisang tersebut dan memakannya, lalu ia menendang bola seolah tidak terjadi apa-apa. Walaupun tendangan sudut tersebut tidak membuahkan gol. Namun diakhir pertandingan Barcelona unggul 3-2 dan Dani Alves mendapat pujian dunia sebagai pemain yang jenius atas sikapnya yang tidak terpancing dengan tindakan rasialis yang diterimanya. Walaupun demikian FIFA tetap menganggap tindakan penonton tersebut sebagai rindakan rasialis dan sebuah kebiadaban.

Dani alves sendiri beranggapan untuk memerangi tindakan rasialis karang perlu dengan rasa humor, itulah yang ia lakukan dengan memakan buah pisang tersebut. Dan Dani Alves dan pisang menjadi ikon untuk memerangi rasialis di sepakbola yang dikampanyekan pada gelaran Piala Dunia 2014.

Bintang Barcelona Dani Alves  Si Jenius Seorang Anak Petani2

Dani Alves lahir pada 6 Mei 1983 di Juazerio, Bahia, Brazil. Ayahnya adalah seorang petani, namun demikian sang ayah sangat tertarik pada sepakbola smpai mendirikan klub bola di kampungnya. Alves kecil ternyata juga sangan mencintai sepakbola, dan juga bercita-cita menjadi pemain terkenal seperti yang ia lihat di televisi selalu memberikan tanda tangan di kaos atau buku penggemarnya. Dani Alves kecil juga belajar membuat tanda tangan, serta membuat tanda tangan di bukunya hingga penuh, juga di dinding rumahnya.

Semasa kecil dani Alves juga membantu ayahnya bertani, ia bangun jam 4 pagi untuk pergi ke ladang dan ikut mengolah tanah untuk ditanami melon, bawang, dan lainnya. Tak jarang alves juga harus menginap di ladang untuk mengusir binatang liar yang biasa merusak tanaman di ladang. Namun hasil pertanian tidak membuahkan kemakmuran bagi keluarga dani Alves.

Sang ayah kemudian membentuk klub sepakbola, Palmairas de Salitre di kampungnya, dan Dani Alves menjadi salah satu pemainnya, saat itu usia Dani Alves 10 tahun. Pada awalnya sang ayah menempatkan Dani Alves pada posisi penyerang, namun karena gol yang dihasilkan tidak banyak, kemudian Dani Alves diposisikan sebagai pemain belakang (back kanan) yang sampai saat ini menjadi spesialisasinya.

Saat sang pelatih Palmairas de Salitre, yaitu Jose Carlos Quiroz pindah ke kota dan ingin melatih Esporte Clube Bahia, Quiros ingin membawa pemain terbaik Palmairas de Salitre, yaitu Lucas bersamanya, namun sang ayah Dani Alves membuat kesepakatan, Lucas boleh dibawa namun Alves juga harus dibawa. Ternyata hal itu disetujui. Maka terbukalah jalan bagi Dani Alves untuk mewujudkan mimpinya menjadi pemain terkenal dengan berlatih dan menjadi pemain junior Esporte Clube Bahia. Dan pada tahun 2001, dani Alves direkrut dan menjadi pemain tim utama Bahia.

Tahun 2002, klub spanyol Sevilla mengontrak Dani Alves, dan setelahnya, barcelona mentransfer dani Alves dengan bayaran mencapai 20 jura poundsterling dan menjadikannya pemain belakang termahal di dunia. Dan sampai saat ini, dani Alves masih menjadi andalan tim Barcelona dan telah menggapai berbagai gelar bagi timnya Barcelona.

Demikian Bintang Barcelona dani Alves si jenius seorang anak petani ini telah menggapai cita-citanya menjadi pemain besar dunia.

Yuk baca juga :

Messi Raih Ballon d’Or 2015 di Zurich Swiss

Barcelona Juara Tiga Kali Piala Dunia Antar Klub FIFA

BANNER FREE MEMBER

This Post Has Been Viewed 218 Times

1 Comment on "Bintang Barcelona Dani Alves, Si Jenius Seorang Anak Petani"

  1. visca barca…I Love U

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


 
Mau Mendapat Tutorial Marketing Online Gratis ? KLIK DISINI